
Pernahkah kamu terpikir untuk berbagi cerita, pengalaman, atau opini lewat suara saja? Di Indonesia, cara membuat podcast semakin banyak dicari karena tren audio konten ini terus melejit. Pendengarnya sudah jutaan, mulai dari yang suka obrolan santai hingga diskusi mendalam. Banyak orang biasa saja bisa jadi podcaster sukses, asal tahu langkah dasarnya. Tenang, kamu tidak perlu peralatan mahal atau studio mewah di awal. Mulai dari smartphone pun sudah cukup. Yuk, kita bahas step by step supaya kamu langsung bisa action!
Mengapa Podcast Masih Jadi Tren di Indonesia Tahun Ini?

Podcast bukan lagi hal baru, tapi popularitasnya di Indonesia tetap tinggi. Banyak yang mendengarkan sambil commuting, olahraga, atau santai di rumah. Platform seperti Spotify dan Noice terus menambah konten lokal, dari cerita horor, motivasi karier, hingga bahasan ringan sehari-hari. Selain itu, podcast memungkinkan kamu membangun komunitas sendiri tanpa harus tampil di kamera. Oleh karena itu, banyak pemula mulai sekarang karena peluangnya masih terbuka lebar.
Langkah Pertama: Tentukan Konsep dan Niche Podcastmu

Sebelum rekam apa pun, pikirkan dulu: podcast ini tentang apa? Pilih topik yang kamu kuasai dan sukai, supaya tetap konsisten. Misalnya, bahas pengalaman traveling murah, tips parenting, atau review makanan lokal. Selanjutnya, tentukan formatnya: solo (kamu sendiri), interview dengan tamu, atau diskusi bareng co-host.
Riset kecil-kecilan juga penting. Lihat podcast serupa di Spotify, cek apa yang kurang dari mereka, lalu tambahkan sentuhanmu sendiri. Dengan konsep jelas, pendengar akan lebih mudah ingat dan kembali lagi.
Siapkan Peralatan Dasar yang Terjangkau

Kamu tidak perlu keluar ratusan juta untuk mulai. Banyak podcaster pemula pakai setup sederhana tapi hasilnya sudah enak didengar.
Peralatan Rekaman yang Direkomendasikan untuk Budget Terbatas
- Mikrofon: Mulai dengan USB mic seperti Audio-Technica ATR2100x atau Blue Yeti (sekitar Rp1-2 jutaan). Kalau lebih hemat, pakai lavalier mic Boya BY-M1 yang bisa colok ke HP.
- Headphone: Sony atau Yamaha entry-level cukup untuk monitoring suara.
- Ruangan: Rekam di kamar dengan karpet tebal atau selimut sebagai peredam suara alami. Hindari ruang bergema.
- Software: Gunakan Audacity (gratis) untuk rekam dan edit. Mudah dipelajari, bahkan untuk pemula.
Dengan setup ini, kamu sudah bisa hasilkan audio jernih tanpa ribet.
Proses Rekaman dan Editing yang Praktis
Setelah konsep matang, mulai rekam! Buat outline sederhana agar obrolan tidak melenceng. Rekam dalam sesi pendek 20-40 menit dulu, supaya tidak lelah.
Setelah selesai, edit bagian yang kurang pas: potong diam panjang, tambah musik intro/outro (pastikan royalty-free dari situs seperti Epidemic Sound atau YouTube Audio Library), dan atur volume supaya stabil. Editing ini butuh latihan, tapi semakin sering, semakin cepat. Banyak tutorial gratis di YouTube yang bisa kamu ikuti.
Upload dan Distribusi ke Platform Populer
Sekarang saatnya tayang! Pilih hosting platform yang ramah pemula.
Platform Hosting Terbaik untuk Pemula di Indonesia

- Spotify for Podcasters (dulu Anchor): Gratis, mudah, langsung distribusi ke Spotify, Apple Podcasts, dan lainnya. Cocok banget untuk yang baru mulai.
- Podbean atau Buzzsprout: Punya fitur analytics bagus dan opsi upgrade murah.
- RSS.com atau Libsyn: Kalau ingin lebih pro nanti.
Upload file MP3, buat cover art menarik (ukuran 1400×1400 pixel), tulis deskripsi episode, lalu submit RSS feed ke direktori besar. Dalam hitungan hari, podcastmu sudah bisa dicari di mana-mana.
Tips Promosi agar Cepat Dapat Pendengar
Podcast bagus tapi tidak dipromosikan sama saja sia-sia. Bagikan teaser di Instagram Reels atau TikTok, ajak teman share, dan kolaborasi dengan podcaster lain. Konsistensi jadwal rilis (misalnya setiap Rabu) juga membantu audiens menunggu. Selain itu, respons komentar pendengar agar mereka merasa terlibat.
Mulai Saja, yang Penting Konsisten!

Cara membuat podcast sebenarnya sederhana: pilih topik, rekam, edit, upload, lalu promosikan. Banyak podcaster Indonesia sukses karena mulai dari nol dan terus belajar dari kesalahan. Jangan takut episode pertama terdengar kurang bagus – semua orang pernah begitu.
Sudah siap bikin episode pertamamu? Atau kamu punya ide topik apa yang ingin dibahas? Share di kolom komentar ya! Siapa tahu kita bisa saling dukung dan kolab. Selamat mencoba, dan semoga podcastmu cepat booming!